Pernyataan PSPK soal Prabowo Kadaluarsa Ikut Pilpres 2019 Bentuk Kekhawatiran Jokowi

Posted by


Seputaran Indonesia – Ketua DPP Partai Gerindra Moh Nizar Zahro nilai, pernyataan pihak Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran yang menyebut Prabowo Subianto sudah kadaluwarsa jika ingin bertarung di Pilpres 2019 merupakan bentuk kepanikan Presiden Joko Widodo.

“Karena, faktanya dari sejumlah survei popularitas dan elektabilitas Prabowo Subianto justru terus meningkat dan mampu mengalahkan presiden (incumbent),” kata Nizar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/9).

Menurut dia, fakta itulah yang membuat gelisah Jokowi yang kemudian beberapa waktu lalu memerintahkan relawannya untuk mulai berkampanye Pilpres 2019, meski tahapan Pilpres 2019 sama sekali belum dimulai.

Menurut ketua umum DPP Satria itu, meningkatnya popularitas dan elektabilitas mantan Danjen Kopassus tersebut sudah barang tentu sangat disadari Jokowi sendiri.

“Itulah fakta yg menunjukkan bahwa Jokowo sudah menyadari popularitas dan elektabilitasnya menurun drastis sehingga perlu memerintahkan relawannya untuk mencuri start kampanye,” ujar dia.

UNTUK MEMBER BARU YANG BERGABUNG PRODUK SBOBET CASINO
depo RP.100.000, dapatnya RP.120.000
depo RP.500.000, dapatnya RP.600.000
depo RP.1.000.000, dapatnya RP.1.200.000

AYO GABUNG SEKARANG DAN DAPATKAN BONUS BONUS TAK TERHINGGA KAMI HANYA DI AGEN JUDI ONLINE LINEBET88.COM


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: September 11, 2017

0 komentar:

Posting Komentar

Djarot minta kajian masuk Ancol gratis selesai dalam dua minggu

Seputaran Indonesia -  Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana mengaku masih mengkaji terkait rencana masuk Taman Imp...

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.